Jumat, 12 September 2014

Day 4 at Class

Hari keempat di kelas Reboan.. ^^

Kelas minggu ini, kami mengumpulkan mission ke 4 yaitu tentang rencana peliputan oleh media lokal dan mengevaluasi opini dari stakeholder, serta melakukan mentoring di kelas bersama Pak Dewa dan Pak Nur mengenai bisnis kami.
Waktu masuk ke kelas sih agak sedikit mengantuk, dan waktu dijelaskan tentang apa yang dilakukan di E-Sos ini, aku merasa sedikit berpikir kembali, karena otakku loadingnya lama sekali.. hehehe
Tetapi semakin dijelaskan lebih dalam lagi, aku semakin mengerti. ^^

Selama mentoring, kami bergalau ria tentang bisnis yang akan kami jalani. Namun, kami mendapat pencerahan kembali setelah berdiskusi, dan bergalau ria dengan Pak Nur.
Kami memantapkan produk E kami dan akan fokus untuk menjalaninya, tanpa mengubah bisnis kami lagi.
Setelah mentoring dengan Pak Nur, kami mentoring dengan Pak Dewa, dan kami menjelaskan apa yang akan kami lakukan dalam bisnis kami, lalu kami mendapatkan tugas dari Pak Dewa utnuk segera dilakukan, agar start bisnis tidak terlalu lama.

Saat kelas, kami mendapat tugas juga yaitu membaca novel yang diberikan Pak Nur dan merefleksikan pembelajaran apa yang ada di dalam novel itu. Novel yang aku dapat berjudul Di Tepi Sungai Piedra Aku Duduk & Tersedu karya Paulo Coelho.

Minggu depan tidak ada tatap muka dengan dosen, karena adanya kapita selekta. Jadi 2 minggu lagi akan bertemu dengan dosen kelas masing-masing kembali.

See you.. ^^

Kamis, 11 September 2014

Sharing Pusdakota Photos

Late post photos at Pusdakota Ubaya.. ^^
Ibu Laila, pengelola Pusdakota

Drainase dari air selokan menjadi air untuk menyiram di pertanian

Pertanian organik yang ada di halaman depan Pusdakota,
walaupun dengan lahan yang sempit, pertanian organik tetap dapat dilakukan dengan kemauan dan kerja keras dalam memanfaatkan lahan yang ada semaksimal mungkin.

Pertanian organik jika lahan tanah tidak ada, bisa digantung.

Perpustakaan

Kolam peternakan ikan organik

Aplikasi teknologi ramah lingkungan

Partner Pusdakota Ubaya

Kata-kata mutiara untuk membangun semangat

Miniatur proses pengolahan limbah buangan manusia

Tanah pot dari kompos, siap untuk ditanami tanaman

Rumah pembuatan kompos


Piala dan penghargaan yang telah didapatkan oleh Pusdakota Ubaya

Pemberian cinderamata dari Pak Nur dan Pak Dewa

Membela kebaikan itu Baik, Namun membagikan Kebaikan jauh lebih Baik

Hasil Tertinggi dari Pendidikan adalah Toleransi ^^

Kamis, 04 September 2014

Day 3 at Pusdakota

Hi semuanya..
Rabu ini kelas E sosial berkunjung ke Pusdakota Ubaya. Pusdakota Ubaya ini terletak di jalan Rungkut Lor III no. 87 Surabaya. Pusdakota merupakan pusat pemberdayaan komunitas perkotaan yang bergerak di bidang socialpreneur. Pusdakota Ubaya telah berdiri selama 14 tahun lamanya dan merupakan sebuah pusat pemberdayaan yang nonprofit.
Di Pusdakota kami berkenalan dengan seorang ibu bernama Ibu Laila yang merupakan salah satu pengelola Pusdakota. Ibu Laila yang mengajak dan membawa kami berkeliling serta memberikan banyak pelajaran dan ilmu kepada kami tentang apa yang dilakukan di Pusdakota. Di Pusdakota, kita dapat belajar tentang alam dan lingkungan, dimana kita dapat belajar tentang bagaimana membuat drainase dari air selokan, pertanian organik, membuat pupuk kompos, mengolah limbah pembuangan dari toilet, dll.
Semua itu dapat kita pelajari di Pusdakota tanpa perlu membayar, karena pengelola di sana sangat terbuka untuk pelajar, mahasiswa bahkan masyarakat yang ingin belajar ke sana. Selain itu, di Pusdakota juga memberdayakan masyarakat yang ingin berkreasi dengan memanfaatkan limbah-limbah plastik yang tidak dapat diuraikan menjadi suatu kerajinan seperti tas dan dompet yang cantik seperti yang dilakukan oleh Ibu Hermin. Selain membuat kerajinan dari limbah plastik, Ibu Hermin juga memberikan pengajaran dan membagikan ilmunya kepada siapa saja yang ingin belajar membuat kerajinan dari limbah plastik sehingga memiliki nilai jual yang tinggi.
Setiap orang yang ada di Pusdakota, memiliki visinya masing-masing, dan semua visi mereka selalu bertujuan untuk sosial tanpa memandang aspek finansial. Pak Cahyo sebagai kepala pengelola di Pusdakota ini telah lama terjun dalam dunia sosial, dimana Pusdakota ini masi sekedar lahan kosong saja. Beliau merupakan lulusan dari Kanada yang kembali ke Indonesia dan mengabdi di Pusdakota ini seperti hingga saat ini.
Yang saya pelajari dari kunjungan ke Pusdakota Ubaya adalah bahwa bisnis sosial itu dapat menguntungkan, tapi tidak dapat dihitung dari besarnya keuntungan yang didapat, namun nilai yang paling besar dan paling tinggi adalah nilai sosial dimana kita bisa berbagi dengan sesama. Segala yang dilakukan dengan kerja keras pasti akan membuahkan hasil yang memuaskan pula. ^^
Sekian untuk sharing kali ini..
Salam Entrepreneur ^^ 

Senin, 01 September 2014

Day 2 at E Social Class

Cerita hari ini dimulai ketika setelah 2,5 bulan tidak menyentuh yang namanya bisnis.
Yak, seperti yang biasanya terjadi, perubahan bisnis setiap semesternya pasti terjadi, ini dikarenakan adanya teman yang resign, bisnis gak jalan, dan lain sebagainya.
Semester ini, aku memantapkan hati dan pikiran untuk serius dalam menekuni bisnis E5 bersama kedua temanku. Ya walaupun terkadang rasa malas kerap menghantuiku, tapi aku akan tetap berusaha dan bersemangat menjalani bisnis di E5 ini dan akan melanjutkannya hingga internshipku nanti.. ^^

Kelas Entrepreneurship 5 hari ke2 dimulai pukul 07.30, dimana semua mahasiswa pasti masih mengantuk (termasuk aku juga sih). Tapi semangat tetap harus ada di kelas ini, karena pembelajarannya sangat berharga. Kelas dihari ke2 ini membandingkan bisnis kita dan bisnis pesaing, dan juga membuat BMC terhadap suatu bisnis sosial yang ada di koran yang diberikan oleh dosen E sosial kita yaitu Pak Nur dan Pak Dewa. Abis itu, kita ada sesi konsul bersama dosen, dan kita mendapat berbagai masukan dari dosen kita ketika kita lagi galau.. hehehe
E5 semester ini agak sedikit berbeda dari sebelumnya, jadi semua kelompok bisnis harus mengumpulkan bintang, yang mana nantinya itu akan menjadi nilai dari masing-masing kelompok dan individu. Yah, memang lebih seru sih dari semester sebelumnya. Tapi yang agak membuat shock adalah mission yang diberitakan mendadak, jadi mau gak mau harus dikebut untuk ngerjainnya.. hehehe
Okay, sekian dulu deh sharingku hari ini.
Tunggu sharingku selanjutnya ya... ^^

Back to Class

Hallo semuanya..
Setelah berbulan-bulan gak pernah posting di blog lagi, akhirnya aku mulai posting lagi nih..
Posting yang sekarang ini akan berbeda dari sebelumnya..

Isi postinganku nanti tentang cerita yang aku alami selama perkuliahan E5 di semester ini..
So, kalian tunggu aja ya posting demi posting ku..

Kamis, 13 Maret 2014

What is Extreme Food??

Hi Guys, hari ini adalah presentasi terakhir dari materi presentasi di mata kuliah Advance Food and Beverage Innovation.
Presentasi terakhir ini agak sedikit ekstrem sih dan mungkin membuat kalian yang membaca ini agak mual-mual dan mungkin pengen muntah.

Materi presentasi hari ini tentang “Extreme Food”. Apa sih yang membuat suatu makanan masuk extreme food? Seberapa ekstrem kah makanan itu? Yuk, kita masuk aja ke materi.

Kita bicara extreme food di Amerika dulu ya. Di Amerika ada makanan yang namanya Tiram Rocky Mountain, makanan ini dibuat dari testis hewan seperti sapi, babi, kerbau. Ada juga makanan dari plasenta hewan. Konon katanya plasenta hewan ini kalau dikonsumsi bisa mencegah depresi pada ibu hamil.
Escamoles itu dari Mexico dan merupakan caviar dari serangga, rasanya pun seperti kacang.
Ada lagi Ant Candy. Ant Candy ini adalah permen atau coklat dari semut, ada juga lolipop dari semut, jangkrik, maupun ulat. Ada juga lolipop kalajengking, lolipop ini harganya 30ribu per satuannya.

Yang terakhir yang ada di Amerika adalah jus kodok. Jus kodok ini dari kodok hidup yang dikuliti lalu diblender hidup-hidup.

Sekarang kita masuk ke Afrika.
Ada juga darah sapi yang dikonsumsi oleh orang Afrika. Orang Afrika sendiri mengambil darah sapi dengan cara yang unik dan cukup kejam, karena mereka mengambil darahnya dengan cara melubangi pembuluh darah utama sapi tersebut. Orang Afrika biasanya meminum darah sapi secara langsung ataupun dengan mencampur dengan susu atau susu asam yang dimasak sampai kental.

Selanjutnya kita beralih ke Eropa. Pertama ada Black Pudding dari Inggris, makanan ini seperti sosis tapi dari darah dan daging cacah yang ditambah lemak hewan, jadi disebut sosis darah.
Casu Marzu merupakan keju dari susu domba atau keju Pecorino yang dijemur dibawah matahari, lalu lalat-lalat Piophila casei datang dan bertelur di keju tersebut, kemudian telur tersebut menetas dan menjadi belatung.
Absinth ada di Perancis, Ceko dan Spain adalah minuman berwarna hijau yang memiliki kandungan alkohol sebesar 74%, namun minuman ini sangat berbahaya apabila diminum terlalu banyak. Efek dari minuman ini bisa menyebabkan halusinasi pada peminumnya, bahkan dapat menyebabkan kematian.
Criadillas merupakan makanan dari buah zakar hewan yang digoreng tepung.
Yang terakhir ada Pacha dari Norwegia. Pacha ini adalah kepala domba yang dimakan mulai dari telinga, mata, hidung dan lidah.

Beralih lagi ke Asia. Di China ada teh yang namanya Teh Panda. Tau gak harganya berapa? Harganya 770milyar. Mahal banget kan. Padahal teh ini dari kotoran panda yang memakan daun teh lalu dikeluarkan menjadi kotoran kemudian dibersihkan dan diolah menjadi teh Panda.
Ada lagi udara kalengan yang dijual di China. Kenapa udara dijual? Alasannya karena di China banyak polusinya sehingga diciptakan udara kalengan, dan harganya 5 yuan.
Orang-orang China juga memakan otak kera secara hidup-hidup. Jadi kera yang masih hidup itu ditaruh dibawah meja yang telah dibolongi atasnya, kemudian langsung saja dilubangi dan diseruput atau dimakan, padahal masih terdengar rintihan kera itu. T.T kasian banget sama keranya T.T

Di Philipina ada makanan yang sedikit menjijikan dan juga kasian sih. Sebut saja Balut. Balut ini telur bebek, tapi telur bebek yang sudah jadi embrio dan dimakan secara langsung dengan diminum dulu airnya lalu dimakan embrio bebeknya.

Di Thailand sendiri ada Goong Ten, yaitu udang menari (udang yang dimakan hidup-hidup). Sedangkan di Korea ada San Nakji. San Nakji ini adalah gurita yang dimakan hidup-hidup.

Di Jepang ada makanan ekstrem juga, yaitu Shirako. Shirako ini dari kantong sperma atau alat kelamin jantan dari ikan.
Ada juga Fugu, ini merupakan ikan beracun. Ternyata bagian duri, ovarium, dan jantungnya yang beracun.

DI Australia ada makanan yang namanya Cat Stew. Wah padahal kucing itu lucu, tapi kenapa dimasak juga? T.T
Cat stew ini dari daging kucing yang dipotong kotak-kotak lalu disteam selama 5 jam dan ditambah saus plum.

Sebenarnya, bukan hanya di luar negeri saja yang memiliki extreme food, tapi di Indonesia juga ada. Misalnya saja Bothok tawon, lawar bali, dan juga rujak cingur. Ada juga makanan dari daging ular, hati ular, tupai dan juga buaya.

Okay, sekian sharing tentang Extreme Food hari ini. Pasti pada mual-mual ya?
Tapi sebelum itu, aku pengen menciptakan suatu ide bisnis, namun setelah dipikir-pikir, kok terlalu ekstrem ya? Jadi aku memutuskan untuk tidak membuat ide bisnis dari materi hari ini.

Nah, mungkin kita akan ketemu lagi dalam jangka waktu yang cukup lama, karena aku akan fokus sama mata kuliahku dulu di semester 4 ini.
Aku juga mau minta maaf untuk sharing hari ini yang terlalu panjang dan membahas makanan yang bisa membuat kita tidak nafsu makan.
Akhir kata aku mau ngucapin
Thank You J

See You Next Time Guys ^^

Kamis, 06 Maret 2014

Frozen and Icy Dessert

Hallo semuanya, kita ketemu lagi nih di sharing kita yang ke 11.
Wah, sudah banyak juga ya aku berbagi ilmu sama kalian. Tentu saja kalian gak bosan kan?? Hehehe ^^

Sharing hari ini tentang  “Frozen and Icy Dessert”.
Seperti apa sih frozen dessert itu? Dan apa sih frozen dessert itu?
Yuk, kita langsung aja ke sharing hari ini.

Frozen dessert itu adalah hidangan penutup yang rasanya manis, dan biasanya terdapat proses pembekuan dari zat cair menjadi semi padat ataupun padat dalam hidangan tersebut.
Seperi yang kita tahu, dessert itu dihidangkan paling terakhir ketika makan dan biasanya sebagai hidangan pencuci mulut.

Frozen dessert itu contohnya adalah shaved ice atau dikenal dengan nama es serut. Es serut ini sudah ada sejak 400 tahun sebelum masehi, dan bahan dasar pembuatannya menggunakan salju. Shaved ice ini zaman dulunya dimakan ketika musim panas. Nah, darimana asalnya salju ketika musim panas? Jawabannya adalah karena orang zaman dulu mempunyai bangunan seperti freezer untuk menyimpan salju yang telah mereka kumpulkan ketika musim dingin.

Shaved ice ini ada berbagai macam contohnya, seperti Snow cone dari Amerika terdiri dari es serut dan sirup, biasanya disebut snow ball.
Ada juga Kakigori dari Jepang, Halo-Halo dari Philipine yaitu terdiri dari buang, jelly, kacang, susu dan es serut, Patbingsu dari Korea, yaitu es serut dan kacang merah, Sorbet terbuat dari es serut, air, gula, putih telur, dan ada campuran alkohol yang membuat es serut menjadi lembut.
Ada Granita yang hampir sama seperti sorbet, namun lebih kristal dan terdapat gelatin di dalamnya. Spoom merupakan jenis sorbet berbusa dengan campuran meringue (putih telur yang dikocok hingga mengembang dan dicampur gula halus), yang terakhir ada Ice Pop.

Frozen dessert lainnya adalah semi fredo, ice cream, frozen custard, frozen yogurt, kulfi, gelato, mousse, panacotta, dan faloodeh.
Semi fredo ini lebih padat dari sorbet, dan terdiri dari fruit puree, ice cream dan whipped cream.
Frozen custard itu sama seperti es krim namun diberi tambahan kuning telor.
Frozen yogurt dari Amerika dan sudah ada sekitar 1900’an.
Kulfi itu adalah es krim dari India dan hampir sama seperti es krim namun beda di rasa, karena rasa yang diambil berasal dari spices India.
Adalagi faloodeh yang berasal dari Persia. Dessert dingin ini lebih lembut dan terbuat dari pati jagung dan sirup.

Mungkin ini dulu yang bisa aku sharingkan tentang Frozen and Icy Dessert.
Dan sebelum mengakhiri sharing hari ini, aku ingin berbagi ide yang mungkin dapat direalisasikan, yaitu membuat shived ice dengan bentuk menyerupai wajah manusia atau kartun dalam ukuran kecil, sehingga dapat dimakan dan memiliki nilai seni dalam penjualannya.

Sekian dulu sharing hari ini, karena aku juga sudah lelah seharian kerja tugas. ^^
Akhir kata, aku hanya ingin bilang
Keep Smile and Fighting ^^

Thank you J